HIDUP SEHAT SECARA EMOSIONAL MODAL INSANI KESIAPSIAGAAN BELA NEGARA

Alhamdulillah kami panjatkan kehadirat Allah SWT sebagai rasa syukur atas nikmat kesehatan dan kesempatan yang dilimpahkan kepada kami sehingga penulisan buku dengan judul “Penerapan Nilai Jujur dan Tanggung Jawab Bagi Pegawai Negeri Sipil” dapat diselesaikan dengan baik. Salawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada junjungan Nabi Besar Muhammad SAW, Amma ba’du.

Buku ini penulis susun dari penelusuran beberapa literatur dan ketentuan peraturan perundang-undangan tentang hidup sehat, serta pengalaman pada saat menjadi fasilitator Agenda I Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil, di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Kesehatan adalah keadaan sehat, baik secara fisik, mental, spritual maupun sosial yang memungkinkan setiap orang untuk hidup produktif secara sosial dan ekonomis. Kesehatan merupakan hak asasi manusia dan salah satu unsur kesejahteraan yang harus diwujudkan sesuai dengan cita-cita bangsa Indonesia sebagaimana dimaksud dalam Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945;

Hidup sehat secara emosional berarti memiliki kemampuan untuk mengendalikan diri terhadap perasaan yang mendatangan kecemasan, kesedihan dan marah. Sehatan emosional memungkin-kan kita untuk bekerja secara produktif dan mengatasi stres dalam kehidupan sehari-hari. Sehat emosional juga dapat membantu kita menyadari potensi penuh diri kita. Tak hanya itu, kesehatan emosional juga berpengaruh besar pada kesehatan fisik kita.

Dengan alasan tersebut penulis menghadirkan buku ini dengan harapan dapat menambah wawasan dan keilmuan bagi para penentu kebijakan, khususnya pada bidang Pengembangan Sumber daya Manusia lebih spesifik kepada hidup sehat secara emosional bagi peserta pelatihan dasar CPNS.

Buku ini bisa hadir tidak lepas dari keterlibatan keluarga yang berdiri di belakang dengan cinta dan kesabaran di tengah suasana rumah berubah menjadi kantor. Siti Nurhayati, istri tersayang yang selalu mendorong agar penulisan karya ini bisa diterbitkan. Demikian pula dengan anak-anak tercinta sebagai pengungkit yang mempercepat penyelesaian buku ini. Mereka menjadi penyemangat ditengah situasi darurat. Tanpa kasih sayang dan semangat yang mereka alirkan karya ini tidak pernah terbit.

Ucapan terima kasih yang tak terhingga kami sampaaikan kepada Kepala Badan Pengembangan Sumberdaya Manusia Provinsi NTB Bapak Ir. Lalu Hamdi, M.Si.,  dan rekan-rekan widyaiswara yang selalu memberi masukan dan saran dalam penulisan buku ini.

Penghargaan dan ucapan terima kasih penulis sampaikan juga kepada Penerbit Pustaka Bangsa dan semua pihak yang tidak dapat kami sebutkan satu persatu. Semoga keterlibatan dan bantuan serta dorongan semua pihak tersebut di atas, menjadi amal baik dan mendapatkan balasan yang setimpal dari Allah SWT. Harapannya semoga karya tulis ini dapat memberi manfaat bagi pembentukan karakter peserta didik pada lembaga pelatihan.

Mataram,    Maret   2022

ttd

Penulis

Scroll to Top